Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
& Komentar »
Tinggalkan komentar
|
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- Agustus 2007 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
|
Hai, ini adalah komentar,
Untuk menghapus komentar, silakan login dan lihat komentar pada postingan, disitu Anda dapat mengedit atau menghapusnya.
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Untuk apa Dunia diciptakan….? kalau kita melihat pertanyaan tersebut diatas mungkin yang terbayangkan didalam benak dan pikiran kita adalah bahwasannya dunia ini dicipta untuk manusia. kenapa untuk manusia bukankan masih ada lagi isi dunia yang beraneka ragam dan bermacam-macam…? karena dari sekian biliun ciptaanNYA kayaknya hanya Manusialah yang paling terhormat, paling terpercaya, paling mulia dan paling hebat dari sekian CiptaaNYA. dalam arti didalam diri manusia itu diciptakan ALLOH khusus untuk mengatur, memelihara, merawat, mengolah, mendayakan gunakan seluruh isi dunia ini dengan tujuan kemaslahatan, kemakmuran, dan kebahagiaan seluruh umat. Coba mari kita bayangkan ciptaan ALLOH selain manusia yaitu seperti hewan dan tumbuhan itu semua untuk kebutuhan manusia kan…..? berarti kan memang kita ini atau manusia ini adalah wakil ALLOH untuk Dunia. hebat kan….? coba mari kita bayangkan kita ini / manusia ini adalah wakil ALLOH diBUMI.
Jadi..kalau kita sadari bersama-sama bahwasannya kita ini asdalah wakil ALLOH untuk dibumi berarti tujuan setiap manusia ini ya sama yaitu memakmurkan bumi dan kebahagiaan kita semua dalam arti seluruh umat manusia. karena apa…? kita diciptakan sama, kita dari bahan yang sama, kita juga dari Tuhan yang sama yaitu ALLOH, maka sudah seharusnya kita juga punya misi dan visi yang sama.
Namun apakah yang terjadi dalam kehidupan manusia dibumi….? semuanya lari dari reel / garis dan tujuan yang telah ditentukan oleh Yang Maha Mencipta. yang ada justeru dalam melaksanakan kehidupan ini manusia berjalan semaunya sendiri – sendiri dalam arti tidak mau tahu dengan sesama manusia, seakan – akan sukses, bahagia, aman dan tentram itu bisa mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, bisa memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya, bisa terbang-kesana-kesii dengan sombongnya bahkan malah ada yang mengganggap karena dia sudah menguasai seluruh isi dunia dia merasa kuat, dia merasa hebat akhirnya timbul DIA yang perkasa dia yang bisa menguasai bumi dan bahkan dia merasa sebagai utusan tuhan yang paling mulia bahkan ada yang menganggap dirinya sebagai tuhan. Dengan ego manusia itulah akhirnya kehidupan didunia ini bukan untuk kemakmuran bumi dan penghuni, bukan untuk kemsalahatan umat dan rahmat,tapi yang ada kehidupan dunia ini justeru kehidupan yang bercirikan, kerakusan dan ketamakan, saling cakar-cakaran dalam mencari harta dunia, saling sikut-sikutan, saling bunuh – bunuhan saling ejek-ejekan dalam mencari kehidupan sehingga larilah dari yang telah digariskan sang Maha Pencipta.
Wassalamu’alaikum wr.wb